Pemadaman listrik setiap hari tanpa ada pemberitahuan, warga Obi minta Pemerintah Daerah evaluasi kepala PLN Laiwui Obi

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut.Garudapost.id |Halmahera selatan, Warga Desa Sambiki Anggai, dan warga Tambang Rakyat Kecamatan Obi , Kabupaten Halmahera Selatan, kembali keluhkan pemadaman listrik yang kerap terjadi pada malam hari maupun siang hari  (Jumat – 10 /7/2026)

Sejumlah warga menuturkan, pemadaman listrik sering terjadi tanpa pemberitahuan dari pihak PLN. Lampu tiba-tiba padam berjam-jam , bahkan satu hari satu malam tidak menyala, Situasi tersebut membuat warga merasa dirugikan dan mempertanyakan kualitas pelayanan PLN di wilayah laiwui Obi .

Pemadaman listrik pada malam hari hingga siang hari berdampak langsung pada kenyamanan keluarga. Anak-anak kesulitan belajar, sementara warga lanjut usia merasa tidak aman ketika lingkungan sekitar gelap gulita. Beberapa warga mengaku terpaksa menggunakan lampu minyak atau senter sebagai penerangan darurat.

Dampak lainnya dirasakan oleh pelaku usaha Tambang yang beroperasi pada malam hari mapun siang hari Warung, kios, dan usaha rumah kos – kosan terpaksa tutup lebih awal karena tidak adanya listrik. Hal ini berimbas pada penurunan pendapatan masyarakat yang menggantungkan hidup dari usaha skala kecil.

Selain merugikan secara ekonomi, pemadaman listrik juga meningkatkan kekhawatiran warga terhadap keamanan lingkungan. Minimnya penerangan jalan pada malam hari dinilai rawan terhadap kecelakaan maupun tindak kriminal, sehingga warga merasa tidak nyaman untuk beraktivitas di luar rumah.

Warga desa sambiki, warga Tambang Rakyat dan warga Desa Anggai berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut. Mereka meminta adanya perbaikan jaringan serta kejelasan jadwal pemadaman jika memang harus dilakukan perawatan, agar masyarakat dapat bersiap.

Tokoh masyarakat setempat juga mendesak ,PLN agar lebih transparan dan responsif terhadap keluhan warga. Mereka menilai listrik merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dipenuhi secara layak dan berkelanjutan, terlebih di wilayah pedesaan.

Hingga berita ini di terbitkan pihak PLN Laiwui Obi, Masi upaya konfirmasi.

Sumber : wawancara

Editor : Rusdi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda Maluku Utara dan Ombudsman Tandatangani PKS Penguatan Pengaduan Masyarakat
Ditresnarkoba Polda Malut Ungkap 11 Sachet Sabu, Satu Pelaku Diamankan
Penanganan Medis Mewarnai Kegiatan Safety Riding Tahun 2026 di Makorem 152/Baabullah
Korem 152/Baabullah Gelar Bimbingan Teknis Safety Riding Tahun 2026
Panen Melon Hidroponik, Kapolda Malut Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Terbatas
Cegah Sejak Dini, Polres Halsel Berikan Edukasi _Bullying_ dan Bahaya Narkoba kepada Pelajar
Ditlantas Polda Malut Gandeng Ojol Bersihkan Trotoar dan Salurkan Sembako
Personel Dit Samapta Polda Malut Raih Juara 1 Kejurda Pencak Silat Gubernur Cup II 2026

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 06:21

Polda Maluku Utara dan Ombudsman Tandatangani PKS Penguatan Pengaduan Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 14:52

Ditresnarkoba Polda Malut Ungkap 11 Sachet Sabu, Satu Pelaku Diamankan

Kamis, 17 September 2026 - 08:50

Penanganan Medis Mewarnai Kegiatan Safety Riding Tahun 2026 di Makorem 152/Baabullah

Kamis, 17 September 2026 - 08:48

Korem 152/Baabullah Gelar Bimbingan Teknis Safety Riding Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 14:31

Panen Melon Hidroponik, Kapolda Malut Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Terbatas

Berita Terbaru