Halsel – Pertambangan Tanpa Ijin (PETI) Desa Anggai Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara, kembali menelan korban asal warga Desa Bahu Kecamatan Mandioli Selatan.
Diketahui, kecelakaan yang terjadi di PETI Desa Anggai menelan seorang korban asal warga Bahu atas nama Aswin Mansur, pada hari senin (17/8/2026) sekitar pukul 20 :00 Wit.
Korban merupakan karyawannya Leonardo Yohanes Khan, asal Warga Bahu Kec. Mandioli Selatan. Korban mengalami kecelakaan saat mengambil matrial emas pada malam hari hingga insiden yang tak terduga terjadi secara tiba-tiba.
Menurut Warga sekitar, korban lebih dari satu orang. Satu diantaranya patah tulang dibagian leher sehingga dilarikan ke RSUD Obi dan dilanjutkan di RSUD Labuha ruang ICU
“Korban ada dua orang, satu diantaranya Warga Bahu dan satu lagi kritis mengalami patah tulang dibagian leher sehingga dilarikan ke rumah sakit Obi tadi malam. Paginya dibwah ke RSUD Labuha,”Ungkapya
Kades Bahu Badar Abas membenarkan hal tersebut. “Iya benar, tadi malam saya punya Warga yang mengalami kecelakaan di tambnag Anggai. Informasi yang saya Terima korban mengalami luka dibagian kaki dan bahu,” Ungkap Kades.
Hal ini juga dibenarkan warga desa Anggai dihubungi via chat WhatsAP. Menurut warga, karyawan Leonardo mengalami patah tulang di bagian leher.
Menurut keterngan seorang rekan korban kecelakaan terjadi saat korban bersama rekan rekannya berada dalam lobang sedang mengambil matrial emas.
“Korban bersama temannya berada dalam lobang. Jarak sekitar satu meter lebih dari dasar dipasang papan yang diatasnya ada beberapa karung matrial emas. Korban sempat naik dan papanya patah sehingga korban terjatuh,”terangnya.
Editor : redaksi









